KONSEP-KONSEP SOSIOLOGI
Interaksi sosial merupakan hubungan-hubungan sosial yang dinamis yang menyangkut hubungan hubungan antara orang-orang perorangan, antara kelompok-kelompok manusia, maupun antara orang perorangan dan kelompok manusia. interaksi sosial antara kelompok-kelompok manusia terjadi antara kelompok tersebut sebagai suatu kesatuan dan biasanya tidak menyangkut pribadi anggota-anggota.
Kontak sosial adalah aksi individu atau kelompok dalam bentuk isyarat yang memiliki arti (makna) bagi sipelaku, dan si penerima membahas aksi tersebut dengan reaksi.
Kelompok sosial diartikan sebagai himpunan atau kesatuan-kesaaaatuan yang hidup bersama, oleh karena adanya hubungan diantara mereka.hubungan ini, antara lain menyangkut hubungan timbal balik yang saling memengaruhi dan adanya kesadaran untuk saling tolong menolong.
Peranan sosial adalah pelaksanaan hak dan kewajiban seseorang sesuai dengan kedudukannya (status sosialnya) sebagai akibat dari interaksi sosial.
Nilai sosial merupakan tolok ukur, patokan, anggapan, dan keyakinan yang dianut oleh sebagian besar anggota dalam suatu masyarakat tertentu mengenai yang benar, pantas, luhur, serta baik untuk diamalkan.dalam hal ini Notonegoro membedakan nilai menjadi tiga macam yaitu :
Nilai material, yaitu meliputi berbagai konsepsi tentang segala sesuatu yang berguna bagi jasmani manusia.
Nilai vital, yaitu meliputi berbagai konsepsi yang berkaitan dengan segala sesuatu yang berguna bagi manusia dalam melaksanakan berbagai aktivitas.
Nilai kerohanian, yaitu meliputi berbagai konsepsi yang berkaitan dengan segala sesuatu yang berhubungan dengan kebutuhan rohani manusia.
Norma sosial merupakan aturan-aturan dalam kehidupan sosial secara kolektif (bersama) yang mengandung berbagai sanksi, baik sanksi secara moral maupun sanksi fisik, bagi orang atau sekelompok orang yang melakukan pelanggaran atas nilai-nilai sosial.
Kepribadian adalah cirri-ciri dan sifat khas yang mewakili sikap atau tabiat seseorang. Hal ini mencakup pola pemikiran, perasaan, konsep diri, perangai, dan mentalitas yang biasanya sejalan dengan kepribadian umum.
Konformitas atau ketaatan merupakan bentuk interaksi dimana didalamnya seseorang berperilaku terhadap orang lain sesuai dengan harapan kelompok serta nilai dan norma yang berlaku.
Penyimpangan sosial adalah segala macam pola perilaku yang tidak berhasil menyesuaikan diri terhadap kehendak masyarakat.
Pengendalian sosial adalah cara dan proses pengawasan yang direncanakan atau tidak yang bertujuan untuk mengajak, mendidik, bahkan memaksa warga masyarakat agar mematuhi nilai dan norma sosial yang berlaku di dalam kelompoknya.
Lembaga ( Pranata sosial) adalah sekumpulan tata aturan yang mengatur interaksi dan proses-proses sosial di dalam masyarakat.
Stratifikasi sosial adalah strata atau pelapisan orang-orang yang berkedudukan sama dalam rangkaian kesaatuan status sosial.
Interseksi sosial adalah persilangan atau pertemuan keanggotaan suatu kelompok sosial dari berb agai seksi baik berupa suku, agama, jenis kelamin, kelas sosial, dan lain-lain dalam suatu masyarakat majemuk.
Mobilitas sosial adalah bentuk perpindahan status dan peranan seseorang atau sekelompok orang dari kelas sosial yang lebih rendah ke kelas sosial yang lebih tinggi, atau dari kelas sosial yang tinggi ke kelas sosial yang lebih rendah (vertical) atau perpindahan kelas sosial dengan derajat yang searah atau horizontal.
Masalah sosial merupakan suatu ketidaksesuaian antara unsure-unsur kebudayaan atau masyarakat, yang membahayakan kehidupan kelompok sosial.
Sosialisasi merupakan proses belajar yang dialami seseorang untuk memperoleh pengetahuan tentang nilai dan norma-norma, agar seseorang mampu berpartisipasi sebagai anggota kelompok masyarakat.
Status sosial ialah suatu kedudukan sosial seseorang di masyarakat yang mampu didapat dengan sendirinya (otomatis) melalui usaha ataupun karena pemberian.
Diferensiasi sosial adalah suatu pembedaan anggota masyarakat itu dengan berdasarkan golongan-golongan secara horizontal tanpa memandang adanya suatu perbedaan lapisan.
Sistem sosial adalah semua unsur sosial yang saling berhubungan antara satu sama lain dan dimana hubungan tersebut saling mempengaruhi dalam kesatuan sosial.
Interaksi sosial merupakan hubungan-hubungan sosial yang dinamis yang menyangkut hubungan hubungan antara orang-orang perorangan, antara kelompok-kelompok manusia, maupun antara orang perorangan dan kelompok manusia. interaksi sosial antara kelompok-kelompok manusia terjadi antara kelompok tersebut sebagai suatu kesatuan dan biasanya tidak menyangkut pribadi anggota-anggota.
Kontak sosial adalah aksi individu atau kelompok dalam bentuk isyarat yang memiliki arti (makna) bagi sipelaku, dan si penerima membahas aksi tersebut dengan reaksi.
Kelompok sosial diartikan sebagai himpunan atau kesatuan-kesaaaatuan yang hidup bersama, oleh karena adanya hubungan diantara mereka.hubungan ini, antara lain menyangkut hubungan timbal balik yang saling memengaruhi dan adanya kesadaran untuk saling tolong menolong.
Peranan sosial adalah pelaksanaan hak dan kewajiban seseorang sesuai dengan kedudukannya (status sosialnya) sebagai akibat dari interaksi sosial.
Nilai sosial merupakan tolok ukur, patokan, anggapan, dan keyakinan yang dianut oleh sebagian besar anggota dalam suatu masyarakat tertentu mengenai yang benar, pantas, luhur, serta baik untuk diamalkan.dalam hal ini Notonegoro membedakan nilai menjadi tiga macam yaitu :
Nilai material, yaitu meliputi berbagai konsepsi tentang segala sesuatu yang berguna bagi jasmani manusia.
Nilai vital, yaitu meliputi berbagai konsepsi yang berkaitan dengan segala sesuatu yang berguna bagi manusia dalam melaksanakan berbagai aktivitas.
Nilai kerohanian, yaitu meliputi berbagai konsepsi yang berkaitan dengan segala sesuatu yang berhubungan dengan kebutuhan rohani manusia.
Norma sosial merupakan aturan-aturan dalam kehidupan sosial secara kolektif (bersama) yang mengandung berbagai sanksi, baik sanksi secara moral maupun sanksi fisik, bagi orang atau sekelompok orang yang melakukan pelanggaran atas nilai-nilai sosial.
Kepribadian adalah cirri-ciri dan sifat khas yang mewakili sikap atau tabiat seseorang. Hal ini mencakup pola pemikiran, perasaan, konsep diri, perangai, dan mentalitas yang biasanya sejalan dengan kepribadian umum.
Konformitas atau ketaatan merupakan bentuk interaksi dimana didalamnya seseorang berperilaku terhadap orang lain sesuai dengan harapan kelompok serta nilai dan norma yang berlaku.
Penyimpangan sosial adalah segala macam pola perilaku yang tidak berhasil menyesuaikan diri terhadap kehendak masyarakat.
Pengendalian sosial adalah cara dan proses pengawasan yang direncanakan atau tidak yang bertujuan untuk mengajak, mendidik, bahkan memaksa warga masyarakat agar mematuhi nilai dan norma sosial yang berlaku di dalam kelompoknya.
Lembaga ( Pranata sosial) adalah sekumpulan tata aturan yang mengatur interaksi dan proses-proses sosial di dalam masyarakat.
Stratifikasi sosial adalah strata atau pelapisan orang-orang yang berkedudukan sama dalam rangkaian kesaatuan status sosial.
Interseksi sosial adalah persilangan atau pertemuan keanggotaan suatu kelompok sosial dari berb agai seksi baik berupa suku, agama, jenis kelamin, kelas sosial, dan lain-lain dalam suatu masyarakat majemuk.
Mobilitas sosial adalah bentuk perpindahan status dan peranan seseorang atau sekelompok orang dari kelas sosial yang lebih rendah ke kelas sosial yang lebih tinggi, atau dari kelas sosial yang tinggi ke kelas sosial yang lebih rendah (vertical) atau perpindahan kelas sosial dengan derajat yang searah atau horizontal.
Masalah sosial merupakan suatu ketidaksesuaian antara unsure-unsur kebudayaan atau masyarakat, yang membahayakan kehidupan kelompok sosial.
Sosialisasi merupakan proses belajar yang dialami seseorang untuk memperoleh pengetahuan tentang nilai dan norma-norma, agar seseorang mampu berpartisipasi sebagai anggota kelompok masyarakat.
Status sosial ialah suatu kedudukan sosial seseorang di masyarakat yang mampu didapat dengan sendirinya (otomatis) melalui usaha ataupun karena pemberian.
Diferensiasi sosial adalah suatu pembedaan anggota masyarakat itu dengan berdasarkan golongan-golongan secara horizontal tanpa memandang adanya suatu perbedaan lapisan.
Sistem sosial adalah semua unsur sosial yang saling berhubungan antara satu sama lain dan dimana hubungan tersebut saling mempengaruhi dalam kesatuan sosial.
Mantap๐๐๐
BalasHapusSangat bermanfaat
Bagaimana cara meyakinkan sesorang ketika kita melakukan interaksi sosial?dan Apa hal utama yg mendasari adanya interaksi sosial?
BalasHapusMantappp
BalasHapusMantappp
BalasHapus